Net Type R12-C225TrM3-70
Type R12-C225TrM3-70 Type Monofilamen Warna transparan pada net ini mempunyai spesifikasi…
Type R12-C225TrM3-70 Type Monofilamen Warna transparan pada net ini mempunyai spesifikasi…
Type R12-C215TrM3-78 Type Monofilamen Warna transparan pada net ini mempunyai spesifikasi…
Type R10-215TrM3-82 Type Monofilamen Warna transparan pada net ini mempunyai spesifikasi…
Memiliki tanaman yang tumbuh dengan baik adalah keinginan setiap orang, khususnya para petani. Akan tetapi, tanaman yang tumbuh dengan baik tidak didapat secara cuma-cuma tanpa dipantau pertumbuhan dan perawatannya. Negara Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki sumber daya alam yang beraneka ragam dan wilayah yang luas. Potensi dan peluang untuk memajukan industri pertanian sungguh besar. Akan tetapi, Indonesia sampai saat ini masih tertinggal untuk menciptakan swasembada pangan, padahal kekayaan alam Indonesia sangat melimpah dengan kesuburan tanah, air, dan matahari yang tidak terbatas. Jawabannya adalah karena tertinggalnya teknologi pengembangan tanaman. Salah satu upaya pengembangan teknologi untuk mengejar ketertinggalan baik pada proses maupun hasil pertanian adalah dengan menerapkan cara bertanam modern, yakni memberikan naungan net pelindung.
Net AgroPro adalah solusi terbaik dalam meningkatkan produktivitas tanaman dengan naungan net pelindung dan berpengaruh besar dalam meningkatkan hasil produksi.
Mengapa ? Karena AgroPro adalah net pelindung tanaman dari sinar matahari berlebih dan dari gangguan hama yang terbukti sukses meningkatkan produktivitas berbagai varietas tanaman.Varietas tanaman yang telah sukses dengan AgroPro adalah tanaman cabai, kubis, bawang, kentang, melon dan shading net untuk tanaman hias.
Net AgroPro terbuat dari bahan Prime Grade Polyethylene (PE) yang merupakan bijih plastik Polyethylene baru yang belum didaur ulang, memiliki kekuatan dan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan Polyethylene hasil daur ulang. Hal inilah yang membuat Net AgroPro dapat bertahan hingga lebih dari 10 tahun. Mengandung campuran Anti-UV, Anti Oksidan dan Anti Serangga di dalam benang (tidak dicelup) sehingga efektif selama masa pakainya. Lain halnya dengan net pada umumnya yang menggunakan sistem tenun, Net AgroPro menggunakan sistem rajut dengan mesin berteknologi Jerman dimana tiap untai benang monofilament/flat terikat satu dengan lainnya sehingga ukuran lubang/mesh tidak akan berubah sekalipun net mengalami gesekan, sehingga AgroPro senantiasa anti hama dan anti serangga.
Net AgroPro sangat cocok digunakan bagi Anda pelaku bisnis agrikultur, baik itu sektor perkebunan, pertanian, hortikultura, pembibitan, tanaman hias dan bunga. Net agropro tersedia dalam ukuran mesh 6-78/inch, intensitas cahaya 10-93%, intensitas UV 10-85% dan intensitas angin 6-75%. Tersedia tipe flat shading net, mono screen net dan mono shading net.
Net AgroPro juga menawarkan screen wall bagi Anda yang memiliki hobi memelihara tanaman hias ataupun pelaku agrikultur namun tidak memiliki lahan yang luas. Screen wall AgroPro dapat mudah dipasang hanya dengan memaku ataupun menempelkan pada tembok. Screen wall dapat dibuat secara custom tergantung pada kebutuhan pemakai.
Tanaman hortikultura adalah jenis tanaman yang paling sering dibudidayakan oleh para petani karena sudah menjadi kebutuhan pangan untuk seluruh masyarakat. Di antaranya, tanaman sayuran merupakan tanaman hortikultura yang paling populer untuk dibudidayakan. Salah satu jenis tanaman sayuran yang sering dibudidayakan adalah kubis. Kubis merupakan tanaman sayuran yang populer dengan daunnya yang memiliki kandungan gizi yang tinggi serta beragam manfaat kesehatan.
Untuk meningkatkan kualitas tanaman kubis, petani kini menggunakan greenhouse dari net AgroPro. Greenhouse net AgroPro merupakan aspek penting dalam budidaya kubis karena greenhouse net AgroPro melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit, dari sinar matahari dan UV berlebih, juga menjaga kondisi suhu dan kelembaban di dalam greenhouse. Setelah menggunakan greenhouse net AgroPro, tanaman kubis kini menjadi besar-besar, memiliki daun hijau sempurna (tanpa lubang maupun warna kecoklatan), dan mengurangi pemakaian pestisida untuk pengontrolan hama. Hasilnya adalah: kubis organik dengan harga jual lebih tinggi di pasaran, bahkan memenuhi kualifikasi supermarket.
Net AgroPro adalah net pelindung tanaman dari sinar matahari berlebih dan dari gangguan hama yang terbukti sukses meningkatkan produktivitas berbagai varietas tanaman. Net AgroPro terbuat dari bahan Prime Grade Polyethylene (PE) yang merupakan bijih plastik Polyethylene baru yang belum didaur ulang, sehingga memiliki kekuatan dan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan Polyethylene hasil daur ulang. Net AgroPro mengandung campuran Anti-UV, Anti Oksidan, dan Anti Serangga di dalam benang (tidak dicelup) sehingga efektif selama masa pakainya. Dengan pembuatan menggunakan metode rajut, ukuran lubang net (mesh) tidak akan berubah sehingga net senantiasa anti serangga, sekalipun mengalami gesekan atau pemakaian heavy duty. Net AgroPro yang dipakai untuk greenhouse sayuran disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan cuaca di daerah. Beberapa tipe net AgroPro yang sering digunakan untuk greenhouse tanaman hortikultura adalah tipe mono screen 78% hingga 82%.
Petani yang telah menggunakan net AgroPro sebagai pelindung tanaman nya ialah Bapak Yaya yang berlokasi di daerah Tasik dan ini terbukti menjadikan tanaman kubis yang ada di dalam naungan tersebut,dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Investasi greenhouse Agropro sangat ekonomis dibandingkan dengan greenhouse tipe lainnya, dan mampu meningkatkan kualitas dan hasil panen secara signifikan. Greenhouse net AgroPro cocok untuk petani tanaman sayuran, terutama petani berskala besar dalam hal peningkatan kualitas tanaman dan pengontrolan hama. Mari mencoba net AgroPro dan rasakan sendiri manfaatnya.
Anggrek adalah kelompok tanaman berbunga dengan kelopak yang indah dan berwarna-warni, dan memiliki ragam spesies yang sangat banyak. Tergolong sebagai tanaman epifit, bunga anggrek merupakan jenis tumbuhan yang kecepatan pertumbuhannya sangat bergantung dari faktor lingkungan dimana anggrek tersebut ditanam. Di kalangan hobi maupun pengusaha, sering ditemukan tanaman bunga anggrek layu dan mati akibat terkena terik matahari secara langsung. Hal ini tentu membuat frustasi, karena bunga anggrek memiliki harga jual yang cenderung tinggi dibandingkan dengan bunga-bunga lainnya. Bunga anggrek memiliki nilai ekonomi yang tinggi, dikarenakan keindahan dan keragamannya. Selain itu, kelangkaan dan proses pemeliharaan bunga anggrek yang tergolong sulit juga membuat harga bunga ini semakin tinggi. Salah satu penyebab sulitnya tanaman bunga anggrek dipelihara adalah karena bunga anggrek tidak dapat bertahan di suhu yang terlalu tinggi.
Sementara itu, negara Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis memiliki suhu udara yang tinggi karena matahari bersinar di Indonesia berkisar 12 jam sehari, hal inilah yang menyebabkan bunga anggrek sedikit sulit untuk dipelihara di Indonesia.
Salah satu metode terbaik yang dipilih oleh para pekebun anggrek untuk memelihara dan menumbuhkan bunga anggrek adalah dengan membuat shadinghouse Net AgroPro. Net AgroPro adalah net pelindung tanaman dari sinar matahari berlebih dan dari gangguan hama yang terbukti sukses meningkatkan produktivitas berbagai varietas tanaman. Net AgroPro diproduksi dengan cara dirajut, sehingga monofilament saling berkaitan dengan kuat dan ukuran lubang mesh tidak dapat berubah sekalipun net mengalami gesekan. Hal inilah yang membuat Net AgroPro senantiasa anti hama selama masapakainya. Terbuat dari bahan Prime Grade Polyethylene (PE) yang merupakan plastik Polyethylene baru yang belum didaur ulang, Net AgroPro memiliki kekuatan dan daya tahan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan net merk lain yang memakai Polyethylene hasil daur ulang. Net AgroPro mengandung campuran Anti-UV, Anti Oksidan dan Anti Serangga di dalam monofilamen (tidak dicelup) sehingga efektif selama masa pakainya. Net AgroPro telah membantu menyukseskan ratusan pekebun anggrek di Indonesia dan terbukti cocok sebagai naungan untuk memelihara anggrek.
Penggunaan shadinghouse Net AgroPro sebagai naungan atau jaring peneduh dapat mengontrol jumlah intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan oleh tanaman bunga anggrek. Hal ini sesuai dengan kebutuhan tanaman bunga anggrek akan intensitas cahaya matahari yang berkisar antara 20% hingga 60% sesuai dengan masing-masing jenis tanaman anggrek yang berbeda-beda.Net AgroPro yang biasa digunakan untuk tanaman bunga anggrek adalah monofilamen tipe 25% sampai dengan 60% yang artinya cahaya yang masuk 25% hingga 60%. Selain itu, Net AgroPro juga melindungi tanaman anggrek dari angin kencang dan curah hujan deras. Mari gunakan Net AgroPro untuk keberhasilan usaha perkebunan anggrek Anda
Produk Screen Net AgroPro kualitasnya tidak kalah dengan barang Impor. Sebagai salah satu customer yang dari awal berdirinya AgroPro merasa beruntung bisa memakai produk Gani Arta.
Produk AgroPro merupakan solusi bagi permasalahan para petani di Indonesia. Karena produk AgroPro yang langsung diaplikasikan kepada para petani tanpa disadari hasil produk pertanian bisa terus meningkat.
Silakan kirim pesan via WhatsApp atau email adm.agropro@gmail.com
Telepon 022-6864015 Jam Kerja sampai